Maluku Utara Genjot Ekraf! Wamen Ekraf Dorong Database Talenta untuk Kuatkan Sektor Musik dan IP Digital

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

09/05/2025

Maluku Utara (Malut) sedang bersiap menjadi kekuatan baru di peta ekonomi kreatif nasional. Hal ini menyusul pertemuan penting antara Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf), Irene Umar, dengan Pemerintah Provinsi Maluku Utara pada 9 Mei 2025.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut diskusi sebelumnya yang bertujuan memetakan dan memperkuat potensi industri kreatif Maluku Utara, khususnya pada subsektor Musik dan Kekayaan Intelektual (IP) Digital.

Solusi Strategis: Database Talenta Kreatif

Wamen Ekraf menekankan satu hal krusial: pentingnya memiliki database talenta dan produk kreatif yang terkurasi. Mengapa ini penting?

Saat ini, banyak brand, event organizer, maupun pusat perbelanjaan (Mall) yang kesulitan mencari hidden gems atau talenta lokal yang benar-benar berkualitas. Database terkurasi adalah jembatan penghubung antara talenta lokal dengan peluang industri yang besar.

Kemen Ekraf menawarkan platform digital mereka, “Ekraf Hunt”, sebagai wadah untuk menampung kurasi database tersebut.

Langkah Nyata Pemprov Malut

Penguatan database ini akan memastikan bahwa talenta dan produk Ekraf Maluku Utara—lengkap dengan profil, portofolio, dan rate card mereka—dapat langsung diakses dan dihubungkan dengan pasar, baik di tingkat nasional maupun global.

Dorongan ini merupakan implementasi nyata dari strategi Kemen Ekraf untuk mendorong pemerataan ekonomi kreatif dan memastikan bahwa potensi daerah, khususnya di Indonesia Timur, tidak hanya diakui tetapi juga terintegrasi dalam rantai nilai industri kreatif digital nasional.

Share To:

LANGGANAN DI SUREL KAMI

Tetap selalu update dengan langganan dengan kami. Anda akan mendapatkan email berita terbaru dari kami

Lintas Artikel

Olahraga

Gaya Hidup

Hiburan

Musik

Fashion

Scroll to Top