Laporan Kinerja Kemenparekraf Juni 2025: Kunjungan Wisatawan Melaju Pesat, Naik Lebih dari 22 Persen Dibanding Tahun Lalu

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

13/06/2025

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia (Kemenpar) merilis Laporan Bulanan untuk Juni 2025 yang membawa kabar yang sangat menggembirakan. Sektor pariwisata nasional menunjukkan tren pertumbuhan positif yang luar biasa, dengan kenaikan jumlah wisatawan secara keseluruhan melonjak lebih dari 22% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Capaian fantastis ini menjadi sorotan utama, menegaskan semakin besarnya kepercayaan global terhadap potensi dan kualitas pariwisata Indonesia. Laporan ini disampaikan langsung oleh Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, didampingi Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa.

Manuver Strategis di Panggung Dunia

Kenaikan jumlah wisatawan yang signifikan ini tidak lepas dari langkah-langkah strategis dan diplomasi aktif yang dilakukan Kemenparekraf di tingkat internasional. Beberapa highlight penting di bulan Juni 2025 meliputi:

  1. Diplomasi Budaya: Pemanfaatan kunjungan kenegaraan Presiden Prancis ke Indonesia sebagai momen untuk mempromosikan destinasi dan budaya Nusantara.
  2. Kolaborasi Internasional: Partisipasi aktif dalam pertemuan tinggi pariwisata di Spanyol dan event internasional besar lainnya.
  3. World Expo 2025 Osaka: Persiapan dan partisipasi aktif Indonesia dalam World Expo 2025 Osaka, yang menjadi showcase besar bagi pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ekosistem Ekraf Turut Diperkuat

Selain menarik wisatawan, Kemenpar juga terus memperkuat fondasi ekonomi kreatif (Ekraf) di dalam negeri:

  • Penyelenggaraan Event IP: Digelarnya Event Kekayaan Intelektual (Intellectual Property / IP) Indonesia yang bertujuan mendorong sektor Ekraf dan melindungi karya anak bangsa.
  • Karisma Event Nusantara (KEN): Penyelenggaraan berbagai event unggulan yang meriah di berbagai daerah (seperti Pesta Kesenian Bali dan Semasa Piknik) yang menjadi motor penggerak ekonomi kreatif lokal.

Laporan ini menunjukkan bahwa Kemenparekraf tidak hanya fokus pada angka kunjungan, tetapi juga pada penguatan ekosistem kolaboratif di panggung global dan domestik, yang menjadi kunci kebangkitan pariwisata Indonesia.

Share To:

LANGGANAN DI SUREL KAMI

Tetap selalu update dengan langganan dengan kami. Anda akan mendapatkan email berita terbaru dari kami

Lintas Artikel

Olahraga

Gaya Hidup

Hiburan

Musik

Fashion

Scroll to Top