Bazar Produk Kreatif di Tokyo: UMKM Indonesia Unjuk Gigi dengan Inovasi dan Budaya

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

30/08/2025

TOKYO – Semangat Hari Kemerdekaan Indonesia ke-80 tidak hanya dirayakan di Tanah Air. Di pusat perbelanjaan bergengsi di Tokyo, berbagai produk kreatif Indonesia berhasil menarik perhatian konsumen Jepang lewat gelaran “pop-up store” atau gerai sementara selama 6-12 Agustus 2025.

Acara yang merupakan kolaborasi apik antara Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo, Kementerian Ekonomi Kreatif, Bappenas (melalui Paviliun Indonesia di Osaka Expo), dan perusahaan swasta ini, bertujuan untuk menjangkau konsumen Jepang yang lebih luas.

Pemerintah Indonesia dan jenama yang terlibat optimis bahwa produk Indonesia bisa diterima secara luas oleh konsumen Jepang. Keyakinan ini didasari fakta bahwa pasar Jepang sangat menghargai produk-produk buatan tangan (handmade) yang memiliki nilai seni tinggi.

Keragaman Produk Jadi Kekuatan Utama

Atase Perdagangan KBRI Tokyo, Merry Astrid Indriasari, meyakini bahwa keragaman produk yang dibawa oleh jenama Indonesia memiliki potensi besar untuk sukses. Produk-produk yang dipamerkan pun sangat bervariasi, mulai dari dekorasi rumah, batik, perhiasan, hingga tas yang semuanya menampilkan seni tradisional dan kekayaan sumber daya alam Indonesia.

Yang membuat produk kita menonjol adalah kisah di balik pembuatannya. Misalnya, Eni Anjayani, pemilik salah satu jenama, memanfaatkan material yang unik dan berkelanjutan.

“Salah satu bahan baku produknya berasal dari material kulkas yang gagal dan dimanfaatkan menjadi kaleng kerupuk,” cerita Eni, menunjukkan bagaimana inovasi daur ulang bisa menghasilkan produk kriya yang bernilai jual tinggi.

Selain itu, ada juga Presi Mandari dan Toto Prastowo, pemilik jenama tas yang memproduksi tas dengan teknik cetak manual. Produk mereka punya daya tarik tersendiri karena sukses memadukan tema kekayaan alam Indonesia dan suasana urban, dengan sentuhan motif khas Jepang. Kolaborasi visual ini secara tidak langsung menjadi jembatan budaya yang efektif.

Melalui pop-up store ini, Indonesia membuktikan bahwa produk UMKM kita tidak hanya unik secara budaya, tetapi juga inovatif dalam hal material, teknik produksi, dan kemasan, sehingga sangat siap bersaing di pasar global.

Share To:

LANGGANAN DI SUREL KAMI

Tetap selalu update dengan langganan dengan kami. Anda akan mendapatkan email berita terbaru dari kami

Lintas Artikel

Olahraga

Gaya Hidup

Hiburan

Musik

Fashion

Scroll to Top