Pentas Borobudur Ngangeni: Kemenparekraf Hadirkan Atraksi Budaya Kelas Dunia di Destinasi Prioritas

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

31/10/2025

MAGELANG – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI menegaskan komitmennya untuk mengembangkan atraksi di destinasi prioritas nasional. Langkah nyata ditunjukkan dengan peluncuran Pentas Borobudur Ngangeni, sebuah pertunjukan budaya yang dijadwalkan berlangsung pada 31 Oktober 2025, yang bertujuan untuk menguatkan ekosistem pariwisata berbasis budaya.

Acara ini merupakan bagian dari strategi Kemenparekraf untuk memastikan kawasan Borobudur tidak hanya menjadi tempat kunjungan sejarah, tetapi juga destinasi yang menawarkan pengalaman budaya yang unik dan mendalam, sesuai dengan namanya “Ngangeni” yang berarti membuat rindu atau berkesan.

Strategi Menguatkan Ekosistem Pariwisata Budaya

Pentas Borobudur Ngangeni hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pengembangan atraksi non-fisik di sekitar candi. Kemenparekraf melihat bahwa kunci keberlanjutan pariwisata adalah menciptakan produk wisata yang otentik dan memiliki nilai jual tinggi di mata wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dengan hadirnya pentas budaya berskala besar seperti ini, diharapkan akan terjadi beberapa dampak positif:

  1. Peningkatan Length of Stay: Wisatawan akan memiliki alasan lebih lama untuk tinggal di kawasan Borobudur, tidak hanya kunjungan singkat.
  2. Pemberdayaan Lokal: Pelaku Ekraf, seniman, dan komunitas lokal akan terlibat langsung dalam produksi dan penyelenggaraan acara.
  3. Memperkuat Identitas: Pertunjukan ini mengukuhkan Borobudur sebagai pusat pariwisata yang kaya akan warisan sejarah dan budaya.

Melalui upaya ini, Kemenparekraf berupaya memastikan bahwa pengembangan destinasi prioritas berjalan secara holistik, melibatkan unsur sejarah, budaya, dan inovasi.

Borobudur sebagai Model Pengembangan Atraksi

Pentas Borobudur Ngangeni juga diharapkan menjadi model pengembangan atraksi yang bisa direplikasi di destinasi prioritas lainnya di Indonesia. Pengalaman yang disuguhkan tidak sekadar visual, tetapi juga emosional dan naratif, menciptakan ikatan yang kuat antara wisatawan dan warisan budaya Indonesia.

Kemenparekraf optimis bahwa dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, seniman, dan masyarakat, Borobudur akan semakin kokoh sebagai destinasi wisata kelas dunia yang selalu “ngangeni” dan tak terlupakan.

Share To:

LANGGANAN DI SUREL KAMI

Tetap selalu update dengan langganan dengan kami. Anda akan mendapatkan email berita terbaru dari kami

Lintas Artikel

Olahraga

Gaya Hidup

Hiburan

Musik

Fashion

Scroll to Top