MAKASSAR, 17 Desember 2025 – Kota Makassar kembali membuktikan posisinya sebagai pusat pembelajaran ekonomi kreatif (ekraf) di Indonesia Timur. Pada Rabu (17/12/2025), Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar menerima kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Buton Tengah untuk membedah strategi pengembangan ekraf dan pariwisata yang telah sukses diterapkan di Kota Daeng.
Bertempat di Ruang Kepala Dispar, kunjungan ini dimanfaatkan legislator Buton Tengah untuk mempelajari terobosan Makassar, mulai dari aktivasi 17 subsektor ekraf hingga perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Strategi Makassar dalam memberikan nilai tambah pada produk lokal dinilai sangat relevan untuk diadaptasi di Buton Tengah yang dikenal dengan tagline “Negeri Seribu Gua”.
Sekretaris Dispar Kota Makassar, Benyamin Budianto Turupadang, menyambut hangat rombongan tersebut dan menegaskan bahwa Makassar sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan daerah lain.
“Kami bersyukur atas kunjungan DPRD Buton Tengah. Kota Makassar tidak bermaksud untuk menunjukkan keunggulan semata, tetapi menjadi wadah berbagi dan saling belajar dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.”

Poin Kolaborasi & Sharing Strategi:
- Fasilitasi 17 Subsektor: Makassar membagikan pengalaman dalam membina ekosistem kreatif agar tumbuh merata.
- Proteksi HAKI: Pentingnya perlindungan hukum bagi produk kreatif sebagai modal daya saing.
- Kerja Sama Pelatihan: Penjajakan sertifikasi dan pelatihan bagi masyarakat untuk memperkuat sektor pariwisata daerah.
- Sinergi Antar Daerah: Penyerahan cenderamata sebagai simbol komitmen untuk maju bersama dalam memajukan pariwisata nasional.
Ayo, dukung terus Makassar menjadi kota kreatif dunia! Kepercayaan dari daerah lain seperti Buton Tengah membuktikan bahwa inovasi yang kita bangun sudah berada di jalur yang benar. Mari terus berkarya dan jadikan Makassar inspirasi bagi Indonesia!


