MAKASSAR,20 Desember 2025 – Sektor literasi dan penerbitan di Kota Daeng siap memasuki babak baru yang lebih menjanjikan. Bertempat di Makassar Creative Hub, Sabtu (20/12/2025), Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar menggelar audiensi strategis bersama Direktur Penerbitan dan Fotografi Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI serta tim Makassar International Writers Festival (MIWF).
Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menjajaki kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat rantai nilai ekonomi kreatif, khususnya pada subsektor penerbitan. Fokus utamanya jelas: bagaimana menumbuhkan ekosistem yang tidak hanya mendorong budaya membaca, tetapi juga melahirkan penulis-penulis baru yang produktif dan berdaya saing nasional.
Direktur Penerbitan dan Fotografi Kemenekraf RI, Iman Santosa, menekankan bahwa masa depan industri kreatif nasional sangat bergantung pada keberlanjutan profesi penulis.
“Salah satu hal yang ingin kita dorong adalah menumbuhkan profesi penulis. Literasi tidak hanya soal membaca, tetapi juga membangun ekosistem penulisan yang berkelanjutan, dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.”
Makassar Sebagai Jembatan Kreatif Indonesia Timur
Kepala Dispar Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, menegaskan posisi pemerintah kota sebagai fasilitator yang siap menjembatani ide-ide besar dari pusat dengan potensi luar biasa yang dimiliki pelaku ekraf di daerah. Dengan hadirnya MIWF—sebagai festival sastra terbesar dan tertua di Indonesia Timur—Makassar memiliki modal kuat untuk menjadi simpul pengembangan emerging writers (penulis pendatang baru).
Audiensi ini juga membuka peluang kerja sama program lintas subsektor, mulai dari fotografi hingga penerbitan, guna memastikan setiap karya kreatif dari Makassar mendapatkan panggung yang layak serta perlindungan ekosistem yang berkelanjutan.
Poin Utama Penguatan Literasi Makassar:
- Menumbuhkan Profesi Penulis: Fokus pada regenerasi penulis muda melalui bimbingan dan fasilitasi.
- Kolaborasi Strategis: Sinergi antara Kemenekraf, Dispar Makassar, dan komunitas MIWF untuk memperkuat subsektor penerbitan.
- Dukungan Emerging Writers: Memberikan ruang lebih bagi penulis lokal agar bisa masuk ke pasar industri kreatif yang lebih luas.
- Ekosistem Berkelanjutan: Membangun rantai nilai ekonomi kreatif dari hulu (penulisan) hingga ke hilir (penerbitan dan distribusi).
Mari kita rayakan setiap kata yang lahir dari Kota Makassar! Literasi adalah fondasi peradaban, dan melalui kolaborasi ini, kita sedang menyiapkan masa depan di mana karya tulis anak bangsa menjadi penggerak ekonomi yang membanggakan. Teruslah berkarya, karena setiap tulisanmu adalah investasi bagi kemajuan ekonomi kreatif Makassar!


