MAKASSAR — Ekonomi kreatif kini menjadi ruang baru bagi anak muda Makassar untuk berkarya sekaligus bertumbuh secara ekonomi. Memasuki awal 2025, sektor ini tidak lagi dipandang sebagai aktivitas sampingan, melainkan pilihan karier yang menjanjikan.
Berbagai bidang kreatif berkembang pesat, mulai dari konten digital, desain visual, fotografi, hingga pengelolaan media sosial. Karya-karya tersebut tidak hanya dinikmati secara lokal, tetapi juga menjangkau pasar nasional melalui platform digital. Teknologi menjadi jembatan yang memperluas peluang bagi pelaku kreatif di Makassar.
Menariknya, ekonomi kreatif di kota ini tumbuh dari keseharian. Budaya lokal, gaya hidup pesisir, hingga dinamika kota menjadi sumber inspirasi yang memperkaya produk kreatif. Identitas lokal inilah yang membedakan karya kreator Makassar dengan daerah lain.
Komunitas kreatif berperan sebagai ruang belajar dan kolaborasi. Di awal tahun, berbagai inisiatif kolaboratif mulai dirancang untuk memperkuat jejaring antarpelaku kreatif. Kolaborasi dinilai penting agar pelaku tidak berjalan sendiri menghadapi persaingan.
Pengamat menilai, keberlanjutan ekonomi kreatif Makassar bergantung pada konsistensi karya dan dukungan ekosistem. Dengan kreativitas dan keberanian berinovasi, sektor ini berpotensi menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kota di tahun 2025.


