Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyambut baik penyelenggaraan Jakarta Vintage and Watch Fair (JVWF) 2025. Event yang dikenal luas sebagai pameran budaya koleksi dan vintage ini dinilai memiliki peran penting dalam mengangkat potensi subsektor otomotif dalam kancah ekonomi kreatif nasional.
Dukungan positif ini menegaskan bahwa sektor Ekraf Indonesia jauh lebih luas daripada yang diperkirakan, mencakup pula komunitas dan gaya hidup berbasis hobi, seperti otomotif.
Otomotif Sebagai Bagian Ekosistem Kreatif
JVWF 2025 dilihat sebagai platform yang sempurna untuk menunjukkan bagaimana hobi otomotif dan koleksi dapat diintegrasikan ke dalam Ekraf.
Kemenparekraf meyakini bahwa elemen kreatif dalam industri otomotif sangatlah signifikan, meliputi:
- Desain dan Modifikasi: Subsektor ini melibatkan talenta desainer dan karoseri lokal dalam menciptakan kendaraan kustom unik.
- Manufaktur Kreatif: Mencakup perajin yang membuat spare part kustom, aksesoris, hingga produk merchandise berbasis otomotif.
- Event dan Komunitas: Penyelenggaraan pameran, gathering, dan vintage fair seperti JVWF, yang secara langsung menggerakkan pariwisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition).
Mendorong Inovasi Berbasis Komunitas
Dukungan Kemenparekraf terhadap JVWF 2025 merupakan langkah strategis untuk memfasilitasi komunitas yang selama ini bergerak secara mandiri. Event semacam ini tidak hanya menciptakan transaksi jual beli, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi, edukasi, dan inkubasi bagi ide-ide kreatif baru yang lahir dari kecintaan terhadap barang-barang vintage.
Penyelenggaraan JVWF 2025 diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak event komunitas lainnya, menunjukkan bahwa setiap hobi, bila dikelola dengan sentuhan kreatif dan profesional, memiliki potensi besar untuk menjadi mesin penggerak perekonomian yang kuat.


