BADUNG – Keseriusan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Makassar untuk meningkatkan kualitas produk kriya lokal tidak main-main. Sang Ketua, Melinda Aksa Munafri, memimpin langsung rombongan studi tiru ke Kabupaten Badung, Bali, pada Jumat (5/12/2025).
Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan misi strategis untuk “berguru” pada ekosistem kerajinan Bali yang sudah mendunia, khususnya dalam pengolahan perak.
Rombongan yang terdiri dari 23 peserta ini disambut hangat oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Badung.
Belajar Presisi dan Filosofi dari Pulau Dewata
Dalam sambutannya, Melinda Aksa mengungkapkan kekagumannya terhadap kemampuan perajin Bali dalam memadukan kearifan lokal dengan sentuhan modern yang bernilai tinggi.
Sorotan utamanya tertuju pada kerajinan perak Bali yang terkenal dengan teknik pengerjaan yang presisi dan filosofi budaya yang kuat. Hal inilah yang ingin ia bawa pulang untuk diterapkan di Makassar.
“Kami ingin belajar banyak dari Dekranasda Badung. Kerajinannya memiliki kekhasan luar biasa. Khususnya perajin perak, kami berharap ada berbagi pengalaman dan teknik, sehingga nantinya dapat kami terapkan untuk meningkatkan daya saing perajin perak di Makassar,” ujar Melinda penuh harap.
Ia percaya bahwa transfer ilmu ini sangat krusial agar produk perak Makassar tidak hanya bagus secara visual, tetapi juga memiliki “nyawa” dan standar kualitas yang mampu bersaing di pasar nasional maupun global.
Perkuat Kolaborasi Antardaerah
Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kolaborasi. Melinda menekankan pentingnya sinergi antardaerah untuk membangun ekosistem kerajinan yang berkelanjutan.
Gayung bersambut, Ketua Dekranasda Kabupaten Badung, Rasniathi Adi Arnawa, mengapresiasi inisiatif ini sebagai ruang pertukaran ide yang produktif.
“Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Ini kesempatan bagi kami untuk bertukar program dalam memajukan UMKM di masing-masing daerah. Kami juga bisa belajar dari pengalaman Makassar,” tuturnya.
Undangan Spesial ke Makassar
Menutup pertemuan yang hangat tersebut, Melinda Aksa secara khusus mengundang Dekranasda Kabupaten Badung untuk berkunjung ke Kota Daeng tahun depan.
Undangan ini terkait dengan perayaan Hari Ulang Tahun Dekranas mendatang yang rencananya akan dipusatkan di Kota Makassar.
“Kami menunggu kehadiran Dekranasda Kabupaten Badung di Makassar. Semoga momentum tersebut semakin mempererat hubungan baik kita,” tutup Melinda.
Langkah jemput bola ini diharapkan menjadi angin segar bagi perajin Makassar, membuka wawasan baru, dan memicu lahirnya karya-karya kriya yang semakin inovatif dan berkarakter.


