Candi Borobudur kembali menjadi pusat perhatian dunia. Tepat pada 12 Mei 2025, Festival Lampion Waisak Nasional sukses diselenggarakan, menjadikannya salah satu atraksi pariwisata budaya terbesar dan paling hype di bulan Mei. Event agung ini berhasil menyedot animo luar biasa, baik dari wisatawan domestik maupun internasional.
Kombinasi Budaya dan Spiritual
Festival Waisak bukan sekadar perayaan keagamaan; ia adalah perpaduan harmonis antara tradisi, ritual suci, dan pariwisata yang menawarkan pengalaman spiritual yang mendalam. Puncak acara, yaitu pelepasan ribuan lampion ke langit malam, selalu menjadi momen yang paling ditunggu.
Ribuan cahaya yang dilepaskan secara serentak melambangkan harapan, doa, dan kedamaian. Pemandangan ini menciptakan atmosfer yang khidmat dan magis, menjadikannya destinasi wajib bagi mereka yang mencari cultural immersion (pengalaman budaya mendalam).
Dampak Nyata pada Pariwisata Nasional
Keberhasilan Festival Waisak Borobudur 2025 ini memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi wisata spiritual dan budaya yang berkelas dunia.
- Menarik Wisatawan Internasional: Banyak turis mancanegara merencanakan perjalanan mereka secara khusus untuk menghadiri event ini, sehingga meningkatkan jumlah kunjungan Wisman.
- Mendongkrak Ekonomi Lokal: Tingginya pergerakan wisatawan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan UMKM lokal, akomodasi, dan layanan jasa di sekitar destinasi.
Kemenparekraf memandang event-event berskala besar seperti ini sebagai salah satu strategi kunci untuk mencapai target kunjungan pariwisata nasional yang berkualitas.


