Pulau Penyengat Jadi Simbol Kebangkitan Wisata Kepri: Sukses Gelar Festival Heritage dan Permainan Rakyat

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

26/08/2025

PULAU PENYENGAT – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kepulauan Riau (Kepri) tahun ini terasa istimewa dan punya makna yang jauh lebih mendalam. Tidak hanya diisi dengan upacara, perayaan ini diwarnai oleh gelaran akbar Penyengat Heritage Festival. Festival ini sukses memadukan semangat kemerdekaan, pelestarian warisan budaya, dan visi strategis pariwisata berkelanjutan di Pulau Penyengat, salah satu pusat sejarah Melayu yang paling berharga.

Festival ini benar-benar menjadi titik balik kebangkitan pariwisata daerah. Pemerintah Provinsi Kepri melihat perhelatan ini sebagai penanda dimulainya era baru pengembangan wisata yang disebut sebagai pariwisata regeneratif.

Visi Strategis Pariwisata Regeneratif

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, yang membuka dan menyaksikan langsung rangkaian acara, menegaskan pentingnya festival ini. Ia menyampaikan bahwa Penyengat Heritage Festival bukan sekadar acara tahunan, melainkan simbol kebangkitan pariwisata regeneratif Kepri.

Visi pariwisata regeneratif ini berfokus pada upaya menghubungkan kekayaan sejarah, budaya, dan alam di Kepri. Tujuannya adalah memastikan pembangunan pariwisata memberikan dampak positif jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat lokal. Dengan mengedepankan identitas budaya yang kuat, Kepri siap menarik wisatawan yang mencari pengalaman otentik dan bermakna. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kepri di peta wisata nasional.

Pesta Rakyat dan Lomba dengan Total Hadiah Jutaan Rupiah

Selain agenda strategis, kemeriahan HUT ke-80 RI di Pulau Penyengat juga sangat terasa di tengah masyarakat lokal. Dinas Pariwisata Kepri menggelar Lomba Permainan Rakyat sebagai bagian tak terpisahkan dari perayaan ini.

Lomba permainan tradisional ini disambut antusias oleh warga dan pengunjung. Tujuan utamanya adalah menjaga agar permainan-permainan tradisional tidak punah dan terus dikenalkan kepada generasi muda, sekaligus memupuk semangat gotong royong dan persatuan di momen kemerdekaan.

“Masyarakat berpartisipasi dengan semangat luar biasa. Ini bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan dan budaya kita masih sangat kuat,” ungkap salah satu panitia.

Lomba ini menawarkan hadiah yang cukup menggiurkan, lho, Rosa. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp12,5 juta rupiah, yang tentunya makin memacu semangat para peserta. Aneka permainan seru seperti panjat pinang, balap karung, hingga tarik tambang, sukses memeriahkan suasana di sekitar kawasan bersejarah Pulau Penyengat, mengulang tradisi perayaan kemerdekaan yang selalu ditunggu-tunggu.

Keberhasilan kolaborasi antara Pemprov Kepri dan masyarakat dalam menggelar acara ini menegaskan bahwa pengembangan pariwisata, khususnya wisata budaya, di Kepri bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga energi kolektif yang lahir dari kecintaan terhadap warisan lokal. Festival ini meninggalkan jejak optimisme yang mendalam bagi masa depan Pulau Penyengat sebagai destinasi warisan budaya dan sejarah di Indonesia.

Share To:

Go Local, Go Digital! BLOOMFEST 2025 Rumah BUMN Makassar Cetak UMKM Unggul dan Akselerasi Generasi Muda MAKASSAR, 30 NOVEMBER 2025 – Energi kreativitas dan semangat pemberdayaan ekonomi lokal kembali menggelora di Kota Makassar melalui gelaran akbar BLOOMFEST 2025. Digelar di halaman Rumah BUMN Makassar di Jalan Ratulangi pada 29–30 November 2025, festival ini sukses menjadi melting pot kolaborasi antara BUMN, BRI, Danantara Indonesia, dan sederet brand lokal. Mengusung tema “Let’s Grow, Glow, and Go Local Together!”, BLOOMFEST 2025 secara eksplisit menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar pameran, tetapi sebuah ruang belajar, kreasi, dan akselerasi yang bertujuan mendorong eksistensi UMKM di pasar yang semakin kompetitif dan membekali generasi muda dengan keterampilan praktis. Tiga Pilar Rangkaian Acara BLOOMFEST 2025 Festival yang berlangsung dua hari ini dirancang dengan sesi edukatif dan hiburan yang relevan bagi berbagai kalangan, khususnya pelaku usaha dan peserta magang: Edukasi Tematik & Keterampilan Praktis: Menampilkan Workshop seperti Bag Charm, Glow Up Class, Pelatihan Rumah BUMN, Kelas Public Speaking, dan Workshop Flowers. Kompetisi Kreatif: Dibuka dengan Lomba Mewarnai Anak sebagai penarik perhatian keluarga. Bazar UMKM & Networking: Showcase produk dari sekitar 12 tenant binaan Rumah BUMN (kuliner, fesyen, kriya lokal) yang menjadi pusat perhatian sejak pagi hingga malam hari. Koordinator Rumah BUMN: Bukan Sekadar Event, Tapi Ruang Aktualisasi Ayu Anisela, Koordinator Rumah BUMN Makassar sekaligus pembina program internship, menegaskan bahwa BLOOMFEST 2025 memiliki peran strategis ganda dalam ekosistem kreatif. “Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat pemberdayaan UMKM, menyediakan wadah belajar tematik, sekaligus menjadi final project bagi anak-anak internship. Kami ingin mereka paham karakter para pelaku usaha, bagaimana mereka berjuang, beradaptasi, dan tumbuh,” ungkap Ayu. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut dari program unggulan Rumah BUMN, seperti pelatihan literasi digital, literasi dasar, literasi tematik, dan digital marketing. Harapan: UMKM Harus Eksis dan Praktis Ayu Anisela menyoroti pentingnya para pelaku usaha untuk tidak hanya menerima pelatihan, tetapi juga mempraktikkannya di dunia nyata. Hal ini sejalan dengan pengalaman positif para peserta magang. “Harapan kami, pelaku UMKM tidak hanya hadir, tapi juga eksis. kita mengharapkan para pelaku usaha UMKM bisa eksis dan bisa mempraktekkan apa yang mereka pelajari ketika pelatihan. Dan anak-anak magang juga harus berani terjun langsung, melihat dunia usaha dari dekat,” lanjutnya. Salah satu mahasiswa peserta magang, Risa dari Universitas Negeri Surabaya, mengaku belajar banyak mengenai komunikasi dan dapat mempraktikkannya dengan para pelaku usaha. Kepada seluruh pelaku UMKM dan generasi muda di Makassar, mari jadikan semangat BLOOMFEST 2025 sebagai energi pendorong! Jangan hanya berkreasi, tetapi juga berani berinovasi dan beradaptasi di era digital. Manfaatkan setiap peluang belajar dari Rumah BUMN. Ayo Go Local dan jadikan produk Makassar tuan rumah di pasar yang semakin kompetitif!

MAKASSAR – Halaman Rumah BUMN Makassar di Jalan Ratulangi mendadak berubah menjadi pusat kreativitas pada akhir pekan kemarin. Gelaran BLOOMFEST 2025 yang berlangsung selama dua

Selengkapnya »

LANGGANAN DI SUREL KAMI

Tetap selalu update dengan langganan dengan kami. Anda akan mendapatkan email berita terbaru dari kami

Go Local, Go Digital! BLOOMFEST 2025 Rumah BUMN Makassar Cetak UMKM Unggul dan Akselerasi Generasi Muda MAKASSAR, 30 NOVEMBER 2025 – Energi kreativitas dan semangat pemberdayaan ekonomi lokal kembali menggelora di Kota Makassar melalui gelaran akbar BLOOMFEST 2025. Digelar di halaman Rumah BUMN Makassar di Jalan Ratulangi pada 29–30 November 2025, festival ini sukses menjadi melting pot kolaborasi antara BUMN, BRI, Danantara Indonesia, dan sederet brand lokal. Mengusung tema “Let’s Grow, Glow, and Go Local Together!”, BLOOMFEST 2025 secara eksplisit menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar pameran, tetapi sebuah ruang belajar, kreasi, dan akselerasi yang bertujuan mendorong eksistensi UMKM di pasar yang semakin kompetitif dan membekali generasi muda dengan keterampilan praktis. Tiga Pilar Rangkaian Acara BLOOMFEST 2025 Festival yang berlangsung dua hari ini dirancang dengan sesi edukatif dan hiburan yang relevan bagi berbagai kalangan, khususnya pelaku usaha dan peserta magang: Edukasi Tematik & Keterampilan Praktis: Menampilkan Workshop seperti Bag Charm, Glow Up Class, Pelatihan Rumah BUMN, Kelas Public Speaking, dan Workshop Flowers. Kompetisi Kreatif: Dibuka dengan Lomba Mewarnai Anak sebagai penarik perhatian keluarga. Bazar UMKM & Networking: Showcase produk dari sekitar 12 tenant binaan Rumah BUMN (kuliner, fesyen, kriya lokal) yang menjadi pusat perhatian sejak pagi hingga malam hari. Koordinator Rumah BUMN: Bukan Sekadar Event, Tapi Ruang Aktualisasi Ayu Anisela, Koordinator Rumah BUMN Makassar sekaligus pembina program internship, menegaskan bahwa BLOOMFEST 2025 memiliki peran strategis ganda dalam ekosistem kreatif. “Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat pemberdayaan UMKM, menyediakan wadah belajar tematik, sekaligus menjadi final project bagi anak-anak internship. Kami ingin mereka paham karakter para pelaku usaha, bagaimana mereka berjuang, beradaptasi, dan tumbuh,” ungkap Ayu. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut dari program unggulan Rumah BUMN, seperti pelatihan literasi digital, literasi dasar, literasi tematik, dan digital marketing. Harapan: UMKM Harus Eksis dan Praktis Ayu Anisela menyoroti pentingnya para pelaku usaha untuk tidak hanya menerima pelatihan, tetapi juga mempraktikkannya di dunia nyata. Hal ini sejalan dengan pengalaman positif para peserta magang. “Harapan kami, pelaku UMKM tidak hanya hadir, tapi juga eksis. kita mengharapkan para pelaku usaha UMKM bisa eksis dan bisa mempraktekkan apa yang mereka pelajari ketika pelatihan. Dan anak-anak magang juga harus berani terjun langsung, melihat dunia usaha dari dekat,” lanjutnya. Salah satu mahasiswa peserta magang, Risa dari Universitas Negeri Surabaya, mengaku belajar banyak mengenai komunikasi dan dapat mempraktikkannya dengan para pelaku usaha. Kepada seluruh pelaku UMKM dan generasi muda di Makassar, mari jadikan semangat BLOOMFEST 2025 sebagai energi pendorong! Jangan hanya berkreasi, tetapi juga berani berinovasi dan beradaptasi di era digital. Manfaatkan setiap peluang belajar dari Rumah BUMN. Ayo Go Local dan jadikan produk Makassar tuan rumah di pasar yang semakin kompetitif!

Read More »

Lintas Artikel

Olahraga

Gaya Hidup

Hiburan

Musik

Fashion

Scroll to Top