Pantai Losari kembali menjadi pusat aktivitas warga Makassar selama Ramadan 2025. Menjelang waktu berbuka puasa, kawasan ikonik ini dipadati pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari keluarga hingga anak muda.
Sejak sore hari, warga terlihat berjalan santai di area pedestrian, duduk menikmati pemandangan laut, hingga berburu takjil di sepanjang jalur Pantai Losari. Beragam jajanan khas Makassar seperti es pisang ijo, es buah, jalangkote, dan gorengan menjadi incaran utama pengunjung.
Selain kuliner, Pantai Losari juga dimanfaatkan sebagai ruang berkegiatan. Sejumlah komunitas menggelar aktivitas ringan seperti diskusi, kajian singkat, hingga pertunjukan musik akustik. Anak muda terlihat aktif membuat konten digital, memanfaatkan suasana senja sebagai latar foto dan video.
Kepadatan pengunjung meningkat signifikan pada akhir pekan. Kehadiran pedagang musiman turut menggerakkan ekonomi kecil selama Ramadan. Meski ramai, suasana tetap kondusif dengan pengunjung yang menjaga ketertiban.
Ngabuburit di Pantai Losari tidak hanya menjadi tradisi menunggu waktu berbuka, tetapi juga ruang pertemuan sosial yang memperkuat kebersamaan warga Makassar di bulan suci Ramadan.


