MAKASSAR, 20 AGUSTUS 2025 – Upaya Pemerintah Kota Makassar untuk menjadikan sektor pariwisata sebagai instrumen penguatan ekonomi lokal terus digenjot. Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar sukses menggelar kegiatan Pemberdayaan dan Pembinaan Masyarakat untuk Pengembangan Pariwisata melalui “Pelatihan Sapta Pesona dan Pariwisata Dasar” di Hotel Almadera, pada 19–20 Agustus 2025.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Makassar, Benyamin Budianto Turupadang, yang menegaskan bahwa event ini adalah investasi serius bagi Sumber Daya Manusia (SDM) Ekraf dan pariwisata di Kota Daeng yang siap bersaing global.
Pariwisata = Penguatan Ekonomi Lokal
Dalam sambutannya, Benyamin Budianto Turupadang menjelaskan bahwa pengembangan pariwisata tidak lagi hanya berfokus pada keindahan destinasi, melainkan harus menjadi penggerak ekonomi lokal yang inklusif.
“Berbicara mengenai pengembangan pariwisata, ini bukan hanya soal estetika dan spot foto, tapi juga menjadi instrumen penting dalam penguatan ekonomi lokal. Kualitas layanan kita harus top tier,” jelasnya.
Pelatihan ini secara strategis melibatkan 50 peserta yang terdiri dari seniman lokal, mahasiswa Politeknik Pariwisata Makassar, dan masyarakat Kelurahan Tallo—wilayah yang kaya akan potensi budaya dan sejarah. Keterlibatan seniman lokal ini menunjukkan komitmen Dispar untuk mengintegrasikan potensi Ekraf ke dalam rantai nilai pariwisata.
Agenda Rangkaian Pembangunan SDM Ekraf
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh dan praktis, mencakup:
- Prinsip Sapta Pesona: Penguatan tujuh unsur utama (Service Keren!) yang wajib diterapkan oleh pelaku pariwisata dan Ekraf.
- Pariwisata Dasar: Materi tentang Kebijakan Pariwisata, SDM Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Dasar.
- Studi Kasus Inklusif: Fokus pada pengembangan wilayah dengan potensi budaya dan sejarah tinggi.
- Sinergi Akademik: Keterlibatan mahasiswa Poltekpar Makassar untuk memastikan transfer pengetahuan berbasis akademik.
Pelatihan ini diharapkan dapat menjadi bagian aktif dari pembangunan sektor pariwisata yang berdaya saing dan berkelanjutan. Pelibatan seniman lokal secara spesifik bertujuan agar output Ekraf (seperti pertunjukan, seni rupa, atau cenderamata) dapat selaras dengan standar Sapta Pesona, sehingga meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan.
Kepada seluruh Seniman dan Pelaku Ekraf Kota Daeng, mari kita manfaatkan setiap pelatihan sebagai peluang emas! Jadikan Sapta Pesona sebagai DNA dalam karya dan layanan Anda, dan bersama-sama kita pastikan Ekraf Makassar menjadi tuan rumah yang ramah, bersih, dan berkesan di mata dunia!


