UMKM Indonesia Naik Kelas! KKI 2025 Tembus Triliunan Rupiah, Fokus Digital dan Go Green

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

08/08/2025

JAKARTA – Gelaran akbar Karya Kreatif Indonesia (KKI) 2025 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI) berhasil memecahkan rekor transaksi dan menjadi tonggak penting dalam sejarah UMKM nasional. Mengusung tema besar “Transformasi Digital dan Ekonomi Hijau,” KKI 2025 sukses membukukan total transaksi yang menyentuh angka fantastis, membuktikan daya saing produk lokal di era digital.

KKI 2025, yang melibatkan ratusan UMKM dari seluruh provinsi, dinilai sebagai momentum krusial untuk mengintegrasikan UMKM ke dalam ekosistem digital dan mendorong praktik bisnis yang ramah lingkungan.

Digitalisasi dan Ekspor Jadi Kunci

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam keterangan penutupannya, menegaskan bahwa kesuksesan transaksi di KKI 2025 bukan hanya soal angka, tapi tentang perubahan fundamental dalam cara UMKM beroperasi.

“KKI tahun ini menjadi bukti bahwa digitalisasi telah menjadi keniscayaan bagi UMKM Indonesia. Mereka tidak hanya beradaptasi, tapi sudah menjadi pemain utama dalam rantai pasok digital,” ujar Perry. Beliau menekankan bahwa dukungan BI, melalui business matching dan pelatihan ekspor, bertujuan agar produk lokal tidak hanya mendominasi pasar domestik, tetapi juga bersinar di mancanegara.

Fokus acara tahun ini memang sangat terarah pada strategi ekspor. Berbagai sesi business matching dengan buyer internasional, khususnya dari kawasan Asia Timur dan Eropa, digelar intensif untuk produk-produk kriya dan wastra premium.

Dorongan Ekonomi Hijau: Tren Global Masa Depan

Salah satu highlight utama dalam KKI 2025 adalah penekanan pada ekonomi hijau. Sejumlah besar jenama UMKM yang dipamerkan kali ini merupakan produk ramah lingkungan, mulai dari fesyen berbasis pewarna alami, produk daur ulang (seperti yang kita lihat di Tokyo), hingga makanan organik.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, yang turut hadir, menyatakan bahwa ini adalah langkah proaktif Indonesia menjawab tren pasar global.

“Konsumen dunia kini makin sadar lingkungan. Dengan mendorong UMKM kita ke arah green economy, kita tidak hanya menyelamatkan bumi, tapi juga membuka pasar premium yang nilainya sangat tinggi,” jelas Teten.

Di panggung utama, acara KKI 2025 dimeriahkan dengan fashion show yang menampilkan koleksi wastra dari berbagai daerah yang mengedepankan bahan baku berkelanjutan. Selain itu, talkshow edukatif dan workshop tentang penggunaan teknologi pembayaran digital untuk UMKM juga menjadi salah satu sesi favorit.

KKI 2025 menutup tirai dengan optimisme tinggi. Konsolidasi antara teknologi digital, inovasi produk, dan praktik bisnis hijau diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, menjadikan UMKM Indonesia benar-benar naik kelas sebagai kekuatan ekonomi global.

Share To:

LANGGANAN DI SUREL KAMI

Tetap selalu update dengan langganan dengan kami. Anda akan mendapatkan email berita terbaru dari kami

Lintas Artikel

Olahraga

Gaya Hidup

Hiburan

Musik

Fashion

Scroll to Top