UMKM Makassar Naik Kelas! KemenEkraf Fasilitasi 33 Pelaku Usaha Jadi PT Resmi Tanpa Biaya

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

Ditulis oleh Urwatul Wutsqaa

27/11/2025

MAKASSAR – Kabar gembira bagi ekosistem bisnis lokal. Sebanyak 33 pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Makassar kini resmi “naik kelas”. Mereka mendapatkan pendampingan khusus dari Kementerian Ekonomi Kreatif (KemenEkraf) untuk mengubah status usahanya menjadi berbadan hukum resmi atau Perseroan Terbatas (PT).

Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan bertajuk “Sosialisasi dan Fasilitasi Pendirian Badan Usaha Berbadan Hukum bagi Pegiat Ekonomi Kreatif” yang digelar di Swiss-Belhotel Makassar, Rabu (26/11/2025).

Program ini menjadi angin segar bagi UMKM lokal, karena pengurusan legalitas yang sering dianggap rumit dan mahal, kini difasilitasi penuh oleh pemerintah secara gratis.

Pentingnya Legalitas untuk Bersaing

Staf Khusus Menteri Ekraf Bidang Manajemen Internal dan Efektivitas Organisasi, Muhammad Yanuar, hadir langsung membuka acara. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa kreativitas saja tidak cukup untuk memenangkan persaingan di era global.

“Tidak cukup hanya kreativitas, tetapi perlu perlindungan untuk kekayaan intelektual kita agar bisa scaled up lebih tinggi lagi. Legalitas adalah fondasi agar bisnis teman-teman aman dan bisa lari kencang,” ujar Yanuar.

Dengan memiliki badan hukum (PT), para pelaku usaha tidak hanya mendapatkan perlindungan hukum atas merek dan karya mereka, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap permodalan perbankan dan investor.

Makassar Jadi Kota Pilihan

Ketua Tim Penguatan Kekayaan Intelektual KemenEkraf, Sihol Pujiastuti Magdalena, menjelaskan bahwa Makassar dipilih sebagai salah satu dari dua kota prioritas di Indonesia tahun ini, selain Malang.

“Target kami adalah memfasilitasi pendirian badan usaha agar kreator bisa naik kelas. Kebiasaan masyarakat kita adalah berkreasi, tapi kadang melupakan aspek legalitas. Di sini kami hadir untuk menjembatani hal itu,” jelas Sihol.

Antusiasme pelaku usaha Makassar terbukti sangat tinggi. Panitia mencatat 33 calon pendiri PT yang hadir berasal dari beragam subsektor, mulai dari kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, hingga desain komunikasi visual.

Dukungan Penuh Dispar

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Arafah, turut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif pusat ini. Menurutnya, ini adalah momentum emas yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelaku ekraf di Sulawesi Selatan.

“Banyak sekali pelaku ekraf kita yang karyanya luar biasa, tapi dari sisi badan hukum masih belum lengkap. Kami sangat berterima kasih atas fasilitas ini. Ini adalah langkah awal untuk mengeksplorasi potensi usaha secara lebih profesional,” tutur Arafah.

Dengan status baru sebagai PT Perorangan, ke-33 pelaku usaha ini diharapkan dapat menjadi lokomotif baru yang menggerakkan roda ekonomi kreatif di Makassar, sekaligus menginspirasi UMKM lain untuk turut melegalkan usahanya.

Share To:

Go Local, Go Digital! BLOOMFEST 2025 Rumah BUMN Makassar Cetak UMKM Unggul dan Akselerasi Generasi Muda MAKASSAR, 30 NOVEMBER 2025 – Energi kreativitas dan semangat pemberdayaan ekonomi lokal kembali menggelora di Kota Makassar melalui gelaran akbar BLOOMFEST 2025. Digelar di halaman Rumah BUMN Makassar di Jalan Ratulangi pada 29–30 November 2025, festival ini sukses menjadi melting pot kolaborasi antara BUMN, BRI, Danantara Indonesia, dan sederet brand lokal. Mengusung tema “Let’s Grow, Glow, and Go Local Together!”, BLOOMFEST 2025 secara eksplisit menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar pameran, tetapi sebuah ruang belajar, kreasi, dan akselerasi yang bertujuan mendorong eksistensi UMKM di pasar yang semakin kompetitif dan membekali generasi muda dengan keterampilan praktis. Tiga Pilar Rangkaian Acara BLOOMFEST 2025 Festival yang berlangsung dua hari ini dirancang dengan sesi edukatif dan hiburan yang relevan bagi berbagai kalangan, khususnya pelaku usaha dan peserta magang: Edukasi Tematik & Keterampilan Praktis: Menampilkan Workshop seperti Bag Charm, Glow Up Class, Pelatihan Rumah BUMN, Kelas Public Speaking, dan Workshop Flowers. Kompetisi Kreatif: Dibuka dengan Lomba Mewarnai Anak sebagai penarik perhatian keluarga. Bazar UMKM & Networking: Showcase produk dari sekitar 12 tenant binaan Rumah BUMN (kuliner, fesyen, kriya lokal) yang menjadi pusat perhatian sejak pagi hingga malam hari. Koordinator Rumah BUMN: Bukan Sekadar Event, Tapi Ruang Aktualisasi Ayu Anisela, Koordinator Rumah BUMN Makassar sekaligus pembina program internship, menegaskan bahwa BLOOMFEST 2025 memiliki peran strategis ganda dalam ekosistem kreatif. “Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat pemberdayaan UMKM, menyediakan wadah belajar tematik, sekaligus menjadi final project bagi anak-anak internship. Kami ingin mereka paham karakter para pelaku usaha, bagaimana mereka berjuang, beradaptasi, dan tumbuh,” ungkap Ayu. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut dari program unggulan Rumah BUMN, seperti pelatihan literasi digital, literasi dasar, literasi tematik, dan digital marketing. Harapan: UMKM Harus Eksis dan Praktis Ayu Anisela menyoroti pentingnya para pelaku usaha untuk tidak hanya menerima pelatihan, tetapi juga mempraktikkannya di dunia nyata. Hal ini sejalan dengan pengalaman positif para peserta magang. “Harapan kami, pelaku UMKM tidak hanya hadir, tapi juga eksis. kita mengharapkan para pelaku usaha UMKM bisa eksis dan bisa mempraktekkan apa yang mereka pelajari ketika pelatihan. Dan anak-anak magang juga harus berani terjun langsung, melihat dunia usaha dari dekat,” lanjutnya. Salah satu mahasiswa peserta magang, Risa dari Universitas Negeri Surabaya, mengaku belajar banyak mengenai komunikasi dan dapat mempraktikkannya dengan para pelaku usaha. Kepada seluruh pelaku UMKM dan generasi muda di Makassar, mari jadikan semangat BLOOMFEST 2025 sebagai energi pendorong! Jangan hanya berkreasi, tetapi juga berani berinovasi dan beradaptasi di era digital. Manfaatkan setiap peluang belajar dari Rumah BUMN. Ayo Go Local dan jadikan produk Makassar tuan rumah di pasar yang semakin kompetitif!

MAKASSAR – Halaman Rumah BUMN Makassar di Jalan Ratulangi mendadak berubah menjadi pusat kreativitas pada akhir pekan kemarin. Gelaran BLOOMFEST 2025 yang berlangsung selama dua

Selengkapnya »

LANGGANAN DI SUREL KAMI

Tetap selalu update dengan langganan dengan kami. Anda akan mendapatkan email berita terbaru dari kami

Go Local, Go Digital! BLOOMFEST 2025 Rumah BUMN Makassar Cetak UMKM Unggul dan Akselerasi Generasi Muda MAKASSAR, 30 NOVEMBER 2025 – Energi kreativitas dan semangat pemberdayaan ekonomi lokal kembali menggelora di Kota Makassar melalui gelaran akbar BLOOMFEST 2025. Digelar di halaman Rumah BUMN Makassar di Jalan Ratulangi pada 29–30 November 2025, festival ini sukses menjadi melting pot kolaborasi antara BUMN, BRI, Danantara Indonesia, dan sederet brand lokal. Mengusung tema “Let’s Grow, Glow, and Go Local Together!”, BLOOMFEST 2025 secara eksplisit menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar pameran, tetapi sebuah ruang belajar, kreasi, dan akselerasi yang bertujuan mendorong eksistensi UMKM di pasar yang semakin kompetitif dan membekali generasi muda dengan keterampilan praktis. Tiga Pilar Rangkaian Acara BLOOMFEST 2025 Festival yang berlangsung dua hari ini dirancang dengan sesi edukatif dan hiburan yang relevan bagi berbagai kalangan, khususnya pelaku usaha dan peserta magang: Edukasi Tematik & Keterampilan Praktis: Menampilkan Workshop seperti Bag Charm, Glow Up Class, Pelatihan Rumah BUMN, Kelas Public Speaking, dan Workshop Flowers. Kompetisi Kreatif: Dibuka dengan Lomba Mewarnai Anak sebagai penarik perhatian keluarga. Bazar UMKM & Networking: Showcase produk dari sekitar 12 tenant binaan Rumah BUMN (kuliner, fesyen, kriya lokal) yang menjadi pusat perhatian sejak pagi hingga malam hari. Koordinator Rumah BUMN: Bukan Sekadar Event, Tapi Ruang Aktualisasi Ayu Anisela, Koordinator Rumah BUMN Makassar sekaligus pembina program internship, menegaskan bahwa BLOOMFEST 2025 memiliki peran strategis ganda dalam ekosistem kreatif. “Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat pemberdayaan UMKM, menyediakan wadah belajar tematik, sekaligus menjadi final project bagi anak-anak internship. Kami ingin mereka paham karakter para pelaku usaha, bagaimana mereka berjuang, beradaptasi, dan tumbuh,” ungkap Ayu. Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah tindak lanjut dari program unggulan Rumah BUMN, seperti pelatihan literasi digital, literasi dasar, literasi tematik, dan digital marketing. Harapan: UMKM Harus Eksis dan Praktis Ayu Anisela menyoroti pentingnya para pelaku usaha untuk tidak hanya menerima pelatihan, tetapi juga mempraktikkannya di dunia nyata. Hal ini sejalan dengan pengalaman positif para peserta magang. “Harapan kami, pelaku UMKM tidak hanya hadir, tapi juga eksis. kita mengharapkan para pelaku usaha UMKM bisa eksis dan bisa mempraktekkan apa yang mereka pelajari ketika pelatihan. Dan anak-anak magang juga harus berani terjun langsung, melihat dunia usaha dari dekat,” lanjutnya. Salah satu mahasiswa peserta magang, Risa dari Universitas Negeri Surabaya, mengaku belajar banyak mengenai komunikasi dan dapat mempraktikkannya dengan para pelaku usaha. Kepada seluruh pelaku UMKM dan generasi muda di Makassar, mari jadikan semangat BLOOMFEST 2025 sebagai energi pendorong! Jangan hanya berkreasi, tetapi juga berani berinovasi dan beradaptasi di era digital. Manfaatkan setiap peluang belajar dari Rumah BUMN. Ayo Go Local dan jadikan produk Makassar tuan rumah di pasar yang semakin kompetitif!

Read More »

Lintas Artikel

Olahraga

Gaya Hidup

Hiburan

Musik

Fashion

Scroll to Top